‎Wanita Terjun dari Jembatan Aur Duri I Jambi Ditemukan Meninggal Dunia‎

0
Screenshot_20260118-133759

Jurnalisis.com, JAMBI – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jenazah seorang wanita yang diduga terjun dari Jembatan Aur Duri I, Kota Jambi. Korban bernama Shalsabila Andriany (24 tahun) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi, 18 Januari 2026, setelah operasi pencarian selama tiga hari.

‎Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 16 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Saksi mata melihat korban berjalan kaki di area Jembatan Aur Duri I, Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanaipura. Korban sempat berhenti di tengah jembatan sebelum diduga melompat ke Sungai Batanghari. Di lokasi kejadian, warga menemukan sepasang sandal yang diduga milik korban.

‎Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Jambi pukul 12.40 WIB dari seorang warga bernama Ahmad Zullifli. Tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi dan memulai operasi pencarian.

‎Pada hari kedua (Sabtu, 17 Januari 2026), area penyisiran diperluas hingga radius 5 kilometer ke arah hilir sungai. Tim dibagi menjadi beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet (rubber boat), kapal patroli, serta drone untuk pemantauan dari udara. Tantangan utama adalah arus Sungai Batanghari yang deras dan debit air yang tinggi.

‎Titik temu terjadi pada hari ketiga, Minggu, 18 Januari 2026, pukul 10.15 WIB. Jenazah korban ditemukan sekitar 20 kilometer dari lokasi awal terjun, tepatnya di koordinat 1°32′1.77″S, 103°39′37.09″E. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Raden Mattaher Jambi untuk identifikasi lebih lanjut.

‎Operasi SAR resmi ditutup pukul 11.15 WIB. Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Polairud Polda Jambi, Damkar Kota Jambi, Polsek Telanaipura, serta masyarakat yang membantu pencarian.

‎Peristiwa tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan upaya pencegahan kecelakaan atau tindakan ekstrem di ruang publik.

‎(Sumber: Kantor SAR Jambi dan saksi mata, 18 Januari 2026)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *